Senin, 25 November 2013

“Love-Padlock” Gembok Lambang Cinta Abadi

                                   

   Anda mungkin pernah mendengar tentang tradisi gembok cinta (love locksatau love padlocks) yang dijadikan sebagai simbol tanda cinta abadi. Ini adalah sebuah kebiasaan unik yang banyak bermunculan di Eropa dan Asia sejak tahun 2000-an. Pasangan menuliskan nama mereka (bisa juga hanya berupa inisial) di sebuah gembok, mengunci dan memasangnya di pagar jembatan, dan kemudian membuang kunci ke sungai di bawahnya. Katanya, cinta mereka akan utuh selamanya setelah melempar kunci gembok cinta. Setiap pasangan yang melakukan hal ini belum tentu percaya dengan takhayul yang ada di balik tindakan mereka. Until now, we never really understand the reason and the origin of the love padlocks superstition. Fenomena gembok cinta yang menyebar di beberapa negara membuat turis dari negara lain tertarik untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut dan juga ikut serta dalam tradisi itu. Inilah beberapa jembatan yang dipenuhi gembok cinta para pasangan. 


Italia
Anak-anak muda terinspirasi oleh adegan yang digambarkan dalam novel ini, yaitu menyatukan cinta mereka di Ponte Milvio. Kemudian mereka mulai mengukir inisial nama mereka di gembok dan mengunci di pagar jembatan sebelum melemparkan kunci ke sungai Tiber. Dengan demikian, kota Roma yang cantik menjadi saksi penyatuan cinta mereka. Entah terinspirasi atau memang banyak yang menyukai, fenomena love locks ini mudah menyebar seperti serbuk sari bunga. Beberapa jembatan di Naples, Milan, Florence, dan Venice juga dipadati gembok cinta.


Prancis
Paris sejak lama terkenal sebagai kota penuh cinta dan simbol keromatisan. Saat berjalan-jalan di Paris, Anda bisa menemukan ratusan gembok cinta dengan berbagai ukuran dan bentuk di Pont des Arts dan Pont de l'Archeveche. Kedua jembatan ini terletak di sekitar sungai Seine di Paris. Walaupun pemerintah kota terkesan menentang, para remaja masih menyukai tradisi ini sebagai tanda bahwa cinta mereka tidak akan pernah berakhir. 


Jerman
Liebesschloesser (gembok cinta dalam bahasa Jerman) juga bisa ditemukan di pagar jembatan Hohenzollernbruecke di Cologne, Jerman bagian Barat. Sekarang jembatan ini menjadi tempat berlabuhnya ratusan gembok cinta. Tren ini mulai disukai oleh remaja Jerman sejak 2008. Selain sebagai simbol simbol harapan dan kasih sayang, jembatan ini juga punya cerita sendiri. Jembatan ini sempat dihancurkan pada Perang Dunia II, tetapi dibangun kembali dan difungsikan sebagai jembatan untuk pejalan kaki. Untuk menegaskan cinta mereka, pasangan mengukir atau menghias gembok dengan nama mereka, menempelkannya di jembatan, dan melemparkan kunci ke sungai Rhine. Banyak orang yang berpendapat bahwa kebiasaan ini kemungkinan berasal dari Italia lalu menyebar ke Rhine.


Rusia
Berbeda dengan pemerintah di Italia, masyarakat merasa pihak berwenang di Moskow mendukung tradisi gembok cinta. Mereka mendirikan pohon imitasi yang terbuat dari besi dan diletakkan di sepanjang jembatan sekitar Vodootvodny Canal untuk dipenuhi gembok cinta. 


Taiwan

Gembok cinta yang dipasang di jembatan kota Fengyuan dikenal juga sebagai wish locks. Legenda setempat mengatakan bahwa medan magnet yang dihasilkan oleh kereta yang lewat di sekitar jembatan menciptakan energi dalam kunci dan memenuhi keinginan yang memilikinya. Pihak berwenang di Taiwan sebenarnya berusaha membersihkan pagar jembatan dari pemasangan gembok beberapa kali, tetapi gembok baru terus menerus bermunculan.

Cina
Ada beberapa pihak yang mengatakan bahwa tradisi gembok cinta pertama kali berasal dari Cina, tepatnya di sekitar Gunung Huangshan. Menurut sebuah legenda, jaman dahulu ada sepasang kekasih yang menjalin cinta terlarang dan ditentang oleh keluarga. Akhirnya mereka memilih kabur dan mengakhiri hidup dengan terjun sambil berpegangan tangan dari tebing ke bawah lembah Gunung Huangshan. Sekarang ada banyak gembok menutupi pagar dan setiap tiang logam di sekitar gunung ini. Kebiasaan para pasangan melempar kunci gembok ke bawah lembah berkabut dianggap sebagai simbol mengunci jiwa mereka secara bersama-sama. Katanya, jika ada pasangan yang mengakhiri hubungan, mereka sebaiknya menemukan kunci yang telah dibuang ke lembah dan membuka gembok yang ditempelkan di pagar. Hal ini dilakukan untuk melepaskan jiwa Anda dari mantan pacar. Huh, repot juga ya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar